Friday, September 2, 2016

Suatu Hari Nanti

Rasanya hampa, tapi masih ingin bernafas
Lelah, tapi masih ingin mencoba

Terkadang sulit untuk memulai,
tapi harus dilalui meski menunggu 1000 tahun

Apakah memang begini rasanya?
atau hanya aku yang lemah

Apakah memang sesulit ini?
atau hanya aku yang bodoh

Suatu hari nanti ketika smuanya tlah terlewati
aku akan berpikir..
mengapa dulu sulit sekali, mengapa?

Bagaimana mereka bisa
punya kekuatan sebesar itu?

Bagaimana bisa aku tak punya
apa yg mereka punya?

Mengapa mereka bisa
mengunci diri dan melihat ke depan

Mengapa aku yg tak bisa
bertahan dari semua ini

Satu-satunya yg ingin kulakukan
hanyalah pergi
sejauh-jauhnya dari sini

Dimana aku tak lagi merasakan
pedihnya menjadi org berkekurangan

Dimana aku tak lagi harus
menggunakan riasan hanya untuk dilirik org

Dimana aku tak perlu pura-pura tertawa
hanya untuk menyembunyikan duka

Suatu hari nanti, saat aku sudah tak tahan
mgkn aku hanya akan jadi diri sendiri

Tapi saat ini, yg mereka kenal
adalah aku yg naif

Aku yg trlalu ingin dicintai
aku yg haus perhatian
dan aku yg periang, bukan?

Nanti..
suatu hari nanti,
aku ingin memulai kembali

Mulai mencintai diriku
seperti yg dulu aku lakukan

Mulai memikirkan diriku sendiri
bukan demi kesenangan org lain

Mulai mengerti apa yg kuinginkan
bukan yg mereka inginkan

Walaupun suatu hari nanti
aku sendiri, sepi
itu jauh lebih baik

daripada aku tertawa,
ditengah keramaian
namun penuh kepalsuan.

No comments:

Post a Comment